Polisi Bekuk Pelaku Penipuan Haji Plus

Tersangka penipuan Haji Plus
Tersangka penipuan Haji Plus

BANJARNEGARA, BERITA BBN­-Jajaran Polsek Mandiraja berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kasus penipuan dan penggelapan dengan modus perjalanan ibadah haji plus. Pelaku Fredy Yulisman (28) warga Desa Karag, Kecamatan Kroya, Cilacap berhasil dibekuk saat berada di Mandiraja, Selasa (4/10) kemarin.
Kapolres Banjarnegara AKBP Saiful Anwar melalui Kapolsek Mandiraja AKP Minarto mengatakan, kasus ini berawal dari informasi masyarakat serta laporan korban yang dijanjikan untuk berangkat haji tahun 2016 ini. Namun, sampai waktu yang dijanjikan, tidak seorang pun jamaah yang diberangkatkan.
Menurutnya, saat menjalankan aksinya, tersangka mengaku sebagai atasan manager PT Samudra Biru suatu agen travel yang bekerja sama dengan PT Al Madina Joga yang merupakan agen Umroh dan Haji Plus. Tersangka menawarkan program hibah haji plus karena ada jamaah haji yang meninggal dunia, sementara saat dihibahkan pada keluarganya tidak mau, sehingga kuota ini bisa dimanfaatkan untuk jamaah lain.
“Tersangka ini mengaku bisa jadi perantara apabila korban mau membayar Rp 30 juta per orang. Tak hanya itu, setelah setor uang, korban juga diberikan surat hibah dari Kemenag Banyumas yang dipalsukan,” katanya.
Dari bukti tersebut, korban akhirnya percaya dan menyetor uang sebesar Rp 56 juta secara bertahap. Setelah waktunya tiba, ternyata korban tidak juga berangkat ibadah haji seperti yang dijanjikan tersangka.
“Tersangka ini sebelumnya memang bekerja di biro perjalanan PT Samudra Biru, namun dia sudah keluar. Tidak hanya itu, tersangka juga ternyata memalsukan stempel untuk meyakinkan korban,” ujarnya.
Dikatakannya, hingga saat ini setidaknya sudah ada delapan korban yang sudah menyetorkan uang pada tersangka dengan iming iming berangkat haji plus. “Yang sudah lapor ada delapan korban, semuanya orang Mandiraja Banjarnegara, tidak menutup kemungkinan ada korban lain, kami mengimbau pada masyarakat untuk lebih berhati-hati, jika ada yang menjadi korban, segera lapor ke kami,” ujarnya.
Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah handphone, buku tabungan, stampel Kemenag Banyumas yang dipalsukan, serta sebuah mobil Xenia dengan Nopol R-9309-EK yang dibeli oleh peralu dari hasil kejahatan. (el)

Facebook Comments

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.