Tapp Market Rangkul Mahasiswa dan Pelaku UMKM


BANJARNEGARA, BBN – Perkembangan tekhnologi banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. Berbagai aplikasi ditawarkan oleh penyedia jasa dalam membantu pelaku usaha memasarkan produknya.
Tapp Market yang merupakan satu dari sekian banyak jasa aplikasi E-Commerce terus mengembangkan sayapnya dengan merangkul para pelaku UKM dan Mahasiswa di wilayah Banyumas raya. Tapp mengajak para mahasiswa dan pelaku usaha kecil untuk mengembangkan bisnis atau usahanya secara online. Hingga saat ini, masih banyak peluang usaha online yang belum ditangkap secara maksimal oleh para pelaku usaha di wilayah Banyumas raya.
Area Manager Tapp Purwokerto Arif Wijaya mengatakan, sejak diluncurkan pada pertengahan 2015 lalu, Tapp Market terus melakukan pengembangan jaringan dengan merekrut agen-agen dari berbagai kalangan, seperti pedagang, mahasiswa, ibu rumah tangga, karyawan, dan lainnya. Selain itu, Tapp juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang berniat memasarkan produknya di seperti para pelaki UKM, Pengrajin Kecil, dan Koperasi.
“Bagi mahasiswa, ini pelatihan mandiri, karena dengan menjadi agen mereka memiliki keuntungan, sebab setiap agen memiliki peluang untuk memperoleh profit dengan menjual produk dari supplier/merchant Tapp, dengan kata lain dia tidak harus memiliki produk sendiri,” katanya.
Saat ini Tapp Market juga sudah menjalin kerjasama dengan Koperasi Mahasiswa yang ada di wilayah Banyumas raya. Tak hanya itu, Tapp market juga melakukan sosialisasi melalui berbagai kegiatan, termasuk memberikan pelatihan kepada para mahasiswa mengenai kewirausahaan digital dan bagaimana dapat mengembangkan jiwa enterpreneurship menggunakan aplikasi tersebut secara online.
“Bulan ini, kami juga menjalin kerjasama dengan Dinas UMKM Banjarnegara untuk mengadakan pelatihan bersama 40 UMKM Banjarnegara. Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang tengah mengembangkan usaha kecil menengah,” katanya. (el)

Facebook Comments

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.