Sejak Diresmikan RPP KPU Masih Minim Pengunjung


BANJARNEGARA,BBN-Sejak dibuka untuk umum dan diresmikan sepekan kemarin, jumlah pengunjung Rumah Pintar Pemilu (RPP) yang dilakukan KPU Banjarnegara masih sepi pengunjung. Bahkan masih sangat sedikit masyarakat yang mengetahui adanya RPP di Kabupaten Banjarnegara.
Muhammad Anshori, warga Kelurahan Kutabanjarnegara menilai keberadaan RPP di kantor KPU Banjarnegara saat in dinilai masih kurang populer di kalangan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari belum adanya masyarakat perseorangan yang datang ke tempat tersebut selain hanya beberapa pengunjung yang sifatnya kolektif dari sekolah.
Padahal tujuan dibentuknya Rumah Pintar Pemilu (RPP) tersebut adalah untuk mengedukasi masyarakat dari berbagai lapisan tentang segala hal yang berkaitan dengan Pemilihan Umum (Pemilu). Bahkan dia menilai konsep dari RPP ini semi museum yang kontennya berisi tentang perjalanan demokrasi di Indonesia, Sejarah, Data dan Informasi yang dibutuhkan masyarakat tentang Pemilu.
Menariknya, di dalam RPP tersebut bahkan ada ruang audiovisual yang hampir mirip dengan bioskop mini, agar informasi dan pengetahuan tentang Pemilu dapat disampaikan dengan cara yang menarik.
“Sebenarnya ini cukup menarik, tetapi saya melihat kurang popular, bahkan saat saya berkunjung terihat sepi. Padahal informasinya cukup lengkap, kita bisa melihat perjalanan pemilu di Indonesia. Bisa jadi keberadaan RPP ini belum banyak diketahui, atau juga masyarakat sudah faham tentang pemilu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Banjarnegara Gugus Risdaryanto mengatakan, keberadaan RPP ini untuk memberikan edukasi bagi masyarakat, bahkan dia dengan senang hati akan menyambut dan memberikan pemahaman pada pengunjung.
“Tujuannya didirikan RPP ini adalah agar Pemilih lebih cerdas dalam memilih. Kami juga siap memberikan pelayanan bagi sekolah yang ingin belajar tentang demokrasi. Dengan RPP ini kita lebih mengedepankan pendidikan pemilih bukan pendidikan politik,” katanya.
Sejauh ini pihaknya mengatakan telah melakukan dua bentuk sosialisasi, baik itu KPU yang mendatangi Publik dan atau Publik yang mendatangi KPU. Setiap ada kesempatan bertemu masyarakat baik formal maupun informal pihaknya selalu menyampaikan tentang keberadaan RPP. Selain untuk mengedukasi masyarakat tentang segala hal yang berkaitan tentang Informasi seputar Pemilu, RPP juga dapat menjadi wadah klarifikasi terkait informasi tentang Kepemiluan yang bersifat hoax yang dewasa ini makin santer di jagat maya baik itu politik maupun umum.
“Ketika pemilih mendapatkan pengetahuan yang utuh tentang kepemiluan dan bangunan demokrasi Indonesia. Diharapkan pemilih menjadi lebih dewasa berdemokrasi, sehingga targetnya partisipasi dan kualitas pemilihan meningkat,” ujarnya. (oel)

Facebook Comments

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.