Bupati Pemalang Incar Posisi Cawagub


Andalkan Potensi Wisata Daerah

BANJARNEGARA,BBN- Bupati Pemalang, Junaidi dipastikan akan ikut meramaikan bakal kandidat yang berlaga di Pilkada Jateng, Juni 2018 mendatang. Junaidi mengincar posisi wakil gubernur dan sudah mengambil formulir pendaftaran di kantor DPD PDI-P Jawa Tengah.
Menurutnya, saat ini dia masuh fokus sebagai bupati Pemalang, namun jika nantinya dipercaya, dirinya siap mengemban amanah partai untuk maju sebagai wakil gubernur. Dia juga mengakui jika saat ini sudah berkeliling jawa tengah untuk mengenalkan potensi yang ada di Kabupaten Pemalang, termasuk bertukar pikiran dengan beberapa daerah terkait potensi wisata.
“Buat saya yang penting berbuat, kerja, kerja dan melakukan aksi nyata. Ini adalah upaya untuk berbuat sesuatu untuk menjadi lebih baik,” kata Junaidi saat melakukan dialog interaktif dengan masyarakat dan bupati Banjarnegara kemarin.
Menurutnya, terkait dengan pencalonanya sebagai bakal calon wakil gubernur, dia mengakui bahwa dirinya memang diminta dan dicalonkan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang untuk maju sebagai bakal calon wakil gubernur.
“Manusia pasti punya harapan, impian, dan biar masyarakat yang melihat. Yang penting tujuan saya ini adalah untuk kerja, kerja, berbuat untuk masyarakat. Sebagai kader, dia juga siap menjalankan perintah partai, kapanpun dan dimanapun kalau itu sudah perintah, pasti saya laksanakan,” ujarnya.
Dia juga mengakui jika saat ini dirinya mengikuti tahapan penjaringan bakal calon wakil ggubernur jawa tengah dari PDI Perjuangan, namun sebagai petuugas parati, dia akan menyerahkan semua keputusan pada partai. “Soal rekomendasi itu kewenangan partai, dan saya tetap tegak lurus dengan keputusan partai,” ujarnya.
Dalam menjabat sebagai bupati Pemalang, dia mengandalkan sektor pariwisata sebagai unggulan daerah, bahkan kondisi ini juga dapat diterapkan oleh kabupaten lain di jawa tengah. Untuk itu, dia melakukan kunjungan ke beberapa daerah, termasuk dengan Banjarnegara yang diakuinya memiliki banyak keunggulan pariwisata alam.
“Soal pengelolaan pariwisata, kami tidak segan untuk belajar, termasuk dengan Banjarnegara terkait kelompok sadar wisata yang ada di Dieng. Nantinya, desa wisata yang ada di Pemalang juga akan belajar ke Banjarnegara,” katanya.
Sementara itu, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, dalam optimalisasi daerah, masalah infrastruktur menjadi hal yang sangat utama, sebab kemudahan akses akan membuka semua potensi yang ada, termasuk pariwisata.
“Yang penting jalan dulu, jika semua sudah baik, saya yakin potensi yang ada akan muncul, tinggal bagaimana melakukan promosinya,” kata dia. (oel)

Facebook Comments

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.