Petakan Daerah Rawan, 275 Personil Gabungan Amankan Pilkades Serentak


BANJARNEGARA,BBN-Jajaran Polres Banjarnegara menyiapkan pasukannya untuk mengamankan pemilihan kepala desa secara serentak di 57 desa se-Kabupaten Banjarnegara yang digelar pada, Kamis (30/11) hari ini.
Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei mengatakan, pengamanan pesta rakyat di tingkat desa ini harus maksimal sehingga masyarakat dapat melaksanakannya dengan aman, nyaman dan damai.
“Kita hanya menyiapkan pesta demokrasi yang dilakukan masyarakat. Jangan sampai saat pesta nanti terjadi keributan. Kasihan juga,” kata kapolres usai apel gelar pasukan pengamanan Pilkades serentak di halaman Mapolres, Rabu (29/11).
Menurutnya, sebagai antisipasi, pihaknya sudah memetakan daerah yang dianggap rawan akan pesta demokrasi ini. Dalam pengamanan ini, sedikitnya ada 275 persenil gabungan dari TNI, Polri, Linmas, Satol PP, dan instansi terkait. Selain itu, masih ditambah dengan pengamanan dari Polres Purbalingga dan Brimob Purwokerto.
“Kita lakukan antisipasi saja, nantinya setiap TPS disiapkan sekitar 20 persenil gabungan. Bahkan untuk daerah rawan, ada tambahan dari Brimob Purwokerto,” ujarnya.
Terkait wilayah rawan, dia mengatakan bahwa ada sekitar 3 sampai 6 desa yang dimungkinkan rawan akan terjadinya gesekan, yakni Desa Pucang, Kecamatan Bawang, Bantarwaru Kecamatan Madukara, dan Ampelsari Kecamatan Banjarnegara. Untuk itu dia sudah menyiapkan beberapa pasukan, termasuk antisipasi jika sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. “Kita ingin semua berjalan aman, warga luar desa jangan turut serta, biarkan mereka melakukan demokrasi di desanya sendiri. Kita juga mengimbau jangan jadi provokator, tetap jaga kondusifitas,” ujarnya.
“Intinya keberlanjutan pembangunan, itu yang menjadi penting dalam pesta demokrasi, bukan untuk direbutkan, tapi keberlanjutan pembangunan yang harus dijaga,” jaranya.
Selain itu, dia juga meminta seluruh anggotanya untuk melakukan sistem pengamanan terpadu sesuai dengan tugas dan peran masing-masing. Dia juga mengingatkan agar tidak menganggap ringan situasi atau underestimate terhadap kemungkinan yang dapat terjadi selama Pilkades berlangsung.
“Kita harus netral dalam pelaksanaan Pilkades serentak. Mari bersama-sama untuk mencegah dan menindak semua pelanggaran hukum yang berkaitan dengan Pilkades serentak ini,” katanhya. (oel)

Facebook Comments

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.